Anti Rayap – Adaptasi dan tingkah laku pada rayap

Jika kita lihat secara periodik, rayap beradaptasi akan mengalami pengelupasan kulit. Pada saat kulit mengelupas, usus bagian belakang ikut terkelupas, sehingga flagellata turut terbawa oleh usus. Untuk mendapatkan kembali flagellata tersebut, rayap biasanya memakan kembali kelupasan kulitnya. Berbeda pada rayap dewasa, rayap yang akan baru menetas suka menjilati dubur rayap dewasa untuk mendapatkan flagellata. Seperti rayap coptotermes. curvignathus memiliki kelimpahan populasi flagelata yang tinggi. Hal tersebut jika dikaitkan dengan kenyataan bahwa rayap C. curvignathus merupakan rayap perusak kayu yang paling ganas di Indonesia. Daya rusaknya yang sangat hebat dan dahsyat nampaknya didukung oleh daya cerna selulosa yang tinggi sehubungan dengan tingginya populasi flagelatanya dengan rata-rata 4682 ekor flagelata / rayap.

Apalagi rayap adalah golongan serangga penghancur kayu dan sangat menggemari berbahan selulosa. Mengapa rayap dengan mudah dapat mencerna kayu? Rayap mampu mencerna kayu bukan karena mempunyai enzim yang dapat mencerna kayu, melainkan karena di dalam ususnya terdapat hewan flagellata yang mampu mencernakan kayu. Hewan flagellata mampu menghasilkan enzim selulose. Pasti kita akan bertanya-tanya apa sih flagellata itu? Pada Artikel ini kita akan membahas tentang flagellata.

Flagellata atau Mastigophora dalam taksonomi kuno merupakan salah satu kelas dalam filum protozoa atau protista yang mirip hewan, namun dalam taksonomi modern menjadi superkelas yang dibagi menjadi dua kelas: Phytomastigophorea dan Zoomastigophorea. Alat gerak Flagellata adalah flagellum atau cambuk getar, yang juga merupakan ciri khasnya, sehingga namanya disebut Flagellata (flagellum = cambuk). Flagellata juga memiliki alat pernapasan yang disebut stigma. Stigma ini berfungsi sebagai alat respirasi yang dilakukan untuk pembakaran hidrogen yang terkandung di dalam kornel. Beberapa jenis Flagellata bersifat parasit dan merugikan, contohnya genus Trypanosoma dan genus Trichomonas. Trypanosoma gambiense dan Trypanosoma rhodesiense merupakan parasit pada darah manusia dan dapat menyebabkan penyakit tidur yang mematikan. Di Afrika, penularan dilakukan melalui lalat Tse-tse.

Jika simpulkan bahwa flagleta pada rayap berfungsi untuk membantu mencerna dan merusak kayu. Jadi hubungan antara rayap dan flagellata merupakan bentuk simbiosis mutualisme. Semoga Artikel ini menambah wawasan untuk anda.

Anti Rayap Termesnator siap membantu anda dalam pembasmian rayap dengan obat anti rayap queen killer dari Australia yang ramah lingkungan.