Info Rayap

Rayap merupakan mahluk prasejarah yang salah satu fungsinya adalah sebagai decomposer (pengurai) kayu di ekosistem. Tanpa kehadiran mereka, bumi ini mungkin akan penuh oleh sampah kayu yang membusuk.

Kehadiran rayap di bangunan kita adalah sebagai konsekuensi dari pembukaan lahan, yang dimana awalnya adalah habitat koloni untuk mencari makan dirubah menjadi bangunan yang berakibat hilangnya sumber makanan bagi rayap. Karena koloni rayap berada dibawah bangunan kita, maka bangunan kita yang dijadikan sumber makanan mereka !

Rayap berkembangbiak secara pesat pada musim hujan karena menyukai suasana lembab, Pada musim hujan pula, rayap akan membentuk koloni baru. Dimana ada laron yang bermunculan merupakan rayap dewasa jantan dan betina yang mencari pasangan. Rayap hidup berkoloni, inilah kekuatan nya meski ia serangga kecil dan lemah. Dengan berkoloni, rayap mampu menembus permukaan tanah, apalagi jenis rayap Coptotermes, yang bekerja luar biasa cepat, vertikal, dan mampu menembus material keras seperti semen sekalipun.

Rayap dikenal sebagai hewan bermasyarakat yang bisa membangun sarang raksasa. Hingga saat ini, ilmuwan masih terus meneliti perilaku, spesies, dan pembentukan istana rayap. Sarang rayap mengandung material yang berasal dari kotoran, di mana kotoran dapat dengan mudah menjadi kuman dan menjadi penyakit bila berada di lingkungan yang hangat, lembab, dan tertutup.

Rayap tanah memiliki kecepatan merusak yang luar biasa, tergantung besar koloninya. Mereka bisa menyerang seluruh bangunan dalam hitungan minggu, tergantung jenis dan besar koloninya. Rayap tanah merusak kayu dengan cara membuat saluran dan terowongan dalam kayu pada bangunan rumah. Di samping membuat saluran, rayap ini bahkan sering memakan kayu kering yang sehat. Bangunan rumah yang diserang bukan hanya yang terletak di dekat sarangnya yang lembab, melainkan juga yang berada di tempat yang relatif jauh dari serangan rayap.

gbr-5

 

 

 

Semua rayap makan kayu dan bahan berselulosa, tetapi perilaku makan (feeding behavior ) jenis-jenis rayap bermacam-macam. Hampir semua jenis kayu potensial untuk dimakan rayap. Memang ada yang relatif awet seperti bagian teras dari kayu jati tetapi kayu jati kini semakin langka.

Untuk mencapai kayu bahan bangunan yang terpasang rayap dapat “keluar” dari sarangnya melalui terowongan-terowongan atau liang-liang kembara yang dibuatnya. Bagi rayap subteran (bersarang dalam tanah tetapi dapat mencari makan sampai jauh di atas tanah), keadaan lembab mutlak diperlukan.

Musuh terbesar rayap adalah kelompok semut dan hewan pemakan semut. Ketika suatu kelompok rayap mendapat serangan dari kelompok semut, berbagai upaya yang dilakukan koloni rayap untuk melindungi sarangnya dari berbagai macam  ancaman.