Jenis Rayap – Rayap Perusak

Rayap Selain sebagai perusak, rayap juga berfungsi sebagai siklus beberapa unsur penting di alam seperti nitrogen dan karbon, yaitu dengan memakan kayu-kayu yang mati dan daun yang berguguran dengan menguraikannya sebagai hara dan mengembalikannya ke tanah menjadi sumber makanan pohon-pohon

Pontianak, (Antara Sumbar) – Peneliti dan Dosen Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak, Dr Yuliati Indrayani, mengatakan sebanyak 100 jenis rayap masuk kategori hama perusak paling ganas dari 2.500 jenis rayap yang ada.

“Jenis rayap perusak yang paling ganas ada sekitar 47 jenis, yaitu 6 jenis dari famili Kalotermitidae (rayap kayu kering), famili Rhinotermitidae (rayap tanah) ada 25 jenis, di antaranya 1 jenis dari famili Mastotermitidae, dan 15 jenis dari famili Termitidae (rayap tanah),” kata DR. Yuliati Indrayani, di Pontianak, Sabtu.

Ia mengatakan, kalau dilihat dari kastanya ada tiga, yaitu kasta reproduktif, kasta pekerja dan kasta prajurit. “Yang terlibat langsung dan identik dengan kerusakan aset-aset milik manusia yaitu dari kasta pekerja,” ujarnya.

Beberapa Jenis Rayap Perusak Bangunan Yang Sangat Ganas

jenis-rayap-perusak

Sementara itu, tiga jenis rayap yang merusak bangunan, yaitu Coptotermes sp, Cryptotermes cynocephalus serta Macrotermes gilvus. Menurut dia, jenis rayap perusak Coptotermes sp merupakan rayap perusak dengan tingkat serangan paling ganas.

“Banyak kasus di lapangan jenis rayap Coptotermes sp mampu merusak bagian bangunan yang terbuat dari kayu hingga ke lantai atas suatu bangunan bertingkat,” ujarnya.

Ia mengatakan, untuk jenis rayap yang sering ditemukan merusak buku-buku dan arsip dan dokumentasi lainnya, yaitu jenis rayap Coptotermes culvignathus, Microtermes inspiratus dan Coptotermes gestroi.

“Di Indonesia, kurang lebih 20 jenis rayap yang kita kenal sebagai perusak tanaman, antara lain rayap perusak Coptotermes curvignathus Holmgren dan rayap perusak Macrotermes gilvus,” katanya.

Yuliati juga menjelaskan, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah serangan rayap tanah, yaitu menghindarkan bahan-bahan dari kayu yang bisa memancing kehadiran rayap, pergunakan kayu yang awet, pemasangan penghalang fisik serta melindungi bangunan melalui penyemprotan termitisida di bagian pondasi bangunan.

Dari data yang ada, kerugian akibat serangan rayap di Indonesia bisa mencapai Rp200 miliar per tahun, di Amerikas kerugian akibat rayap mencapai 4 juta dolar AS atau kerusakan akibat rayap jauh lebih merusak dibanding badai, kebakaran dan gempa bumi, kata Yuliati.

Biarpun rayap bertubuh kecil, tapi kedahsyatannya bisa merusak bangunan/rumah anda. Anti Rayap Termesnator akan memberikan solusi anti Rayap yang terbaik untuk anda.